Bintang Cimahi - Apa yang kalian pikirkan kalo KaBin sebut kata “Dustira” ?
Rumah Sakit ? | Ya Betul
Jalan ? | Ya Betul
Nama orang ? | Hmm.. bener ga ya ?
Bener banget ternyata Sobat .. Dustira itu nama sala seorang tokoh yang berjasa banget buat Cimahi. Yuk simak sebentar tentang tokoh tersebut~
CIMAHI – Banyak orang mengenal Dustira sebagai nama rumah sakit di Kota Cimahi. Rumah sakit yang berdiri sejak zaman Belanda tersebut sudah sangat akrab di telinga warga Kota Cimahi.source: Dustira Layak Jadi Pahlawan
Bahkan, ruas jalan yang melintas di bagian depan rumah sakit itu juga dikenal warga sebagai Jalan Dustira. Padahal, ruas jalan tersebut hingga saat ini namanya belum pernah ditetapkan. Untuk mengenang jasa-jasanya, beberapa sejarawan bekerja sama dengan Pemerintah Kota Cimahi akan mengusulkan dr Dustira sebagai pahlawan nasional.
Ketua pengusulan dr Dustira sebagai pahlawan nasional, Nina Lubis,mengatakan bahwa dr Dustira layak menjadi pahlawan nasional. Meski informasi detail sosok pribadi dr Dustira beserta sepak terjang perjuangannya masih minim, namun kuatnya dukungan warga Cimahi membuat pihaknya optimistis usulan itu diterima.
“Dustira layak menjadi seorang pahlawan nasional karena sepak terjang beliau di masa perjuangan sudah banyak diakui. Selain sebagai dokter yang bertugas menyelamatkan pasukan Indonesia, beliau juga berjasa menangani rakyat yang terluka dan tewas dalam perjuangan di daerah Padalarang hingga Kota Cimahi,” papar pakar sejarah di Universitas Padjadjaran (Unpad) ini seusai seminar usulan dr Dustira menjadi pahlawan nasional di Pemkot Cimahi, kemarin.
Nina meminta tokoh masyarakat dan warga memberikan informasi sekecil apa pun untuk mengatasi data yang minim tentang dr Dustira.
Dustira dilahirkan pada 25 Juli 1919 di Tasikmalaya, putra dari seorang priyayi dan tokoh terkemuka setempat, RdS Prawiraatmadja. Dia menyelesaikan pendidikannya di European Lagere School (ELS) dan Hogere Burger School (HBS) yang keduanya berkedudukan di Bandung,dan berhasil meraih gelar dokternya di Geneeskundige Hogeschool (sekolah tinggi kedokteran) di Jakarta.
Hingga wafatnya pada 17 Maret 1946,dr Dustira ditugaskan sebagai dokter militer di Resimen IX Padalarang yang ditugasi mengamankan front Padalarang, Cililin, dan Batujajar.
Wali Kota Cimahi Itoc Tochija menganggap wajar mengusulkan dr Dustira sebagai pahlawan nasional. Dukungan tersebut didasari berbagai data dan informasi. (agung bakti sarasa)
Terima kasih udah meluangkan waktu untuk membaca sekelumit sejarah tentang dr Dustira. Cimahi juga punya kok pahlawan yang ga kalah hebatnya seperti dari daerah lain. Tetap semangat mengejar cita-cita, dan setiap kita pasti bisa jadi pahlawan.
Selamat Hari Pahlawan.
Sungguh setiap hari bisa menjadi Hari Pahlawan jika kita mampu memaknai arti pahlawan itu sendiri.
Salam Asteroida!
Sign up here with your email

ConversionConversion EmoticonEmoticon